Berikan Semangat, Sekum DPD PKS Jakarta Timur Kunjungi Posko Banjir

0
173

Posko Banjir PKS yang berdiri sejak hari pertama banjir (8 Februari 2021) masih terus membantu warga terdampak banjir dengan menyediakan makanan siap saji, kebutuhan makanan dan pampers bayi, peralatan mandi dan lain-lain.

Untuk memastikan kegiatan posko dan aktifitas kader PKS dalam membantu warga, Ustadz Tedy Ramadanus, Sekretaris Umum DPD PKS Jakarta Timur, pada kamis, 11 Februari 2021 bertandang ke posko banjir PKS yang berada di Rumah Sekretaris DPRa PKS Kampung Melayu tepatnya di kampung Tanah Rendah RW 04. Ust. Tedy yang didampingi Ketua Biro Kerelawanan dan kebencanaan Kepanduan DPD Jaktim, Bang Budi Azzam, bersilaturahmi dengan seluruh jajaran pengurus DPRa Kampung Melayu yang terdiri dari ketua, bendahara, bidang kepanduan dan bidang kesos DPRa PKS Kampung Melayu

Pada kesempatan itu, Ust. Tedy dan tim dengan dipandu bang Deni Supriadi dari kepanduan DPC Jatinegara , bersama pengurus dan kader PKS Kampung Melayu menelusuri gang kecil di wilayah RW 04, RW 05, RW 07 dan RW 08 yang lokasinya berdekatan di pinggir kali Ciliwung.

Alhamdulillah kondisi air sudah mulai surut. Sebagian besar rumah dan gang-gang yg tadinya penuh lumpur sampai se-paha orang dewasa, sudah dibersihkan warga bersama petugas PPSU dan SDA Kelurahan.

Dalam pengamatan ust. Tedy saat meninjau lokasi banjir, lokasi kampung tanah rendah perlu dibangun tanggul seperti yang ada di wilayah Bukit Duri, agar bisa menahan luapan air ciliwung.

Dalam perjalanannya meninjau lokasi banjir, ustadz Tedy juga sempat berkunjung ke rumah pak Sanusi, kader PKS yang tiga hari berturut-turut turun ke lapangan memberikan bantuan makanan ke rumah-rumah warga. Ustadz Tedi menyimak cerita pak Sanusi tentang kronologi banjir terjadi serta cerita bagaimana kader-kader PKS ikhlas membantu warga.

Ust. Tedy berpesan kepada relawan dan kader PKS untuk tetap jaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan ketika melayani korban banjir serta memberikan edukasi persuasif kepada warga yang tidak menggunakan masker, agar kader dan warga selalu sehat.