Jum’at, 27 Agustus 2021

Musibah selalu menyisakan duka bagi yang tertimpa dan menumbuhkan empati untuk mereka yang memiliki rasa peduli.

Itulah yang terjadi, saat anggota PKS Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara mendengar musibah kebakaran di daerah Kampung Pulo Gg III RT 05 RW 03, Kampung Melayu, Jakarta Timur (Rabu, 25/8/2021). Dengan sigap mereka mendirikan posko untuk membantu warga yang tertimpa musibah.

Menurut Maulana Yusuf dari Tim Kesejahteraan Sosial (Kesos) DPRa PKS Kampung Melayu
kebakaran di pemukiman padat penduduk ini, menghanguskan 18 rumah yang dihuni oleh 66 Kepala Keluarga, terjadi pada pukul 15.49. Api dengan cepat menyambar bangunan warga yang saling berhimpitan, dan meluluh lantakan rumah dan semua harta tanpa tersisa.

” Bersyukur tak ada korban jiwa pada musibah itu dan warga langsung mengungsi di tenda-tenda yang disiapkan oleh Dinas Sosial” tutur Maulana, yang akrab dipanggil bang Maul.

Lebih jauh bang maul, menjelaskan bahwa Posko PKS merupakan salah satu bentuk PKS melayani rakyat, karena membersamai rakyat dalam suka dan duka adalah budaya PKS.

” Melayani rakyat adalah DNA kami, merupakan kegiatan yang sudah mendarah daging bagi setiap anggota PKS apalagi ketika melihat warga tertimpa musibah. Untuk itu, PKS Kampung Melayu,
membuka kesempatan bagi anggota dan simpatisan PKS yang ingin membantu korban kebakaran untuk berpartisipasi dan akan kami salurkan kepada warga terdampak ” ucap bang Maul.

Melengkapi penjelasan bang maul, bang Iman anggota PKS Kampung Melayu, menjelaskan bahwa PKS mengupayakan membantu warga secara optimal dengan menyediakan makanan siap saji, family kit, kidsware, air mineral, selimut dan dapur air , Alhamdulillah para anggota PKS dan para simpatisan tergerak untuk memberikan bantuan.

” Seperti hari ini, habis sholat Jum’at, kami menerima bantuan 50 box makanan siap saji dari salah satu anggota PKS untuk diberikan kepada warga.
Dan ada simpatisan PKS yang ikut menyiapkan kopi atau minuman bagi para petugas kelurahan yang membersihkan puing-puing bangunan. ” ucap Iman mengakhiri pembicaraan