Terbukti Dapat Penghargaan, Politisi PKS Puji Lajur Sepeda DKI

0
193

Sustainable Transportation Award 2021 jatuh kepada DKI Jakarta. Salah satu butir penyelenggaraan transportasi yang menjadi penilaian, adalah lajur sepeda dan pengutamaan pesepeda serta pejalan kaki selama masa Pandemi COVID-19.

Menanggapi hal ini, Ketua DPD PKS Jakarta Timur yang juga menjadi Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, M Taufik Zoelkifli, mengapresiasi usaha keras Pemprov DKI Jakarta dan juga Gubernur Anies Baswedan dalam mewujudkan lalu lintas ramah pesepeda dan pejalan kaki ini.

“Lajur sepeda ini, sejak masa gubernur-gubernur sebelumnya selalu jadi wacana. Melalui Pergub No. 128 Tahun 2019, Gubernur Anies mampu mewujudkan lajur sepeda. Dua tahun belakangan, tren penggunaan sepeda terus meningkat. Tren ini dilihat dengan baik oleh Pemprov sebagai kebutuhan masyarakat yang harus difasilitasi,” urai pria yang akrab disapa MTZ ini.

“Kita lihat sekarang, bersepeda di Jakarta semakin aman dan menyenangkan. Dalam Pergub No. 128 tahun 2019 itu, ada 20 ruas jalan yang menjadi lokasi lajur sepeda, dan itu sangat menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya lagi.

Sustainable Transportation Award 2021, sebagaimana dikutip dari laman resminya, juga menyoroti pengutamaan semua ruas jalan bagi pesepeda dan pejalan kaki, sebagai bagian dari pengaturan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar, sebagai pengendalian moda transportasi.

Hal ini, tertuang dalam pasal 21 ayat 1 sampai 5, dalam Pergub No. 51 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar.

“Ketika terjadi pandemi COVID-19, moda angkutan umum seperti kereta, bus transjakarta, angkot, dan juga taksi dikhawatirkan menjadi salah satu cluster dan media penularan COVID-19. Maka, mau tak mau, harus ada pembatasan, pengurangan, atau bahkan penghentian sementara moda transportasi itu. Kita harus carikan alternatif yang sehat dan aman agar warga tetap bisa bepergian dalam jarak dekat.” kata MTZ.

“Di pergub ini, ternyata ada aturan bahwa pesepeda dan pejalan kaki diutamakan di setiap jalan di DKI Jakarta. Caranya, dengan peningkatan penggunaan jalur dan parkir sepeda. Ini menjadi terobosan yang diapresiasi oleh STA 2021,” urainya lagi.

Kedepan, MTZ berharap, sebagaimana ulasan di laman STA 2021, kota-kota lain di Indonesia bahkan dunia bisa meniru langkah jakarta. “Era pengaturan lalu lintas yang car-oriented sudah ketinggalan zaman, apalagi, tidak ramah lingkungan,” tegasnya lagi.