Politisi PKS: Ada Shifting Lapangan Usaha Warga Jakarta Selama Pandemi

0
13

Selama masa pandemi Covid-19 yang memasuki triwulan III 2020, tingginya angka PHK ataupun work from home membuat masyarakat mengalami shifting profesi utama maupun wirausaha.

Hal ini, dijelaskan oleh politisi PKS yang menjadi Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, M Taufik Zoelkifli atau akrab disapa MTZ, saat sidang pembahasan RAPBD 2021 di Bogor, 18/11.

“Sekarang, urban farming seperti hidroponik sayur-mayur dan juga budidaya ikan di rumahan, misalnya dalam ember, menjadi salah satu penopang konsumsi pangan dan perekonomian Jakarta. Terutama, di Jakarta Timur yang menjadi konstituen saya,” ujarnya di hadapan SKPD Pemprov DKI Jakarta.

“Anggaran untuk sektor bantuan peralatan hidroponik, benih, dan bahkan pendampingan serta pelatihan harus ditingkatkan lagi,” katanya.

Dalam sidang tersebut, MTZ juga mendorong agar BUMD seperti PD Pasar Jaya bisa menangkap geliat tersebut dengan cara memberikan ruang pemasaran bagi hasil urban farming masyarakat.

Seperti diketahui, MTZ sendiri, menjadi pembina beberapa Gabungan Kelompok Tani di wilayah Jakarta Timur dan juga tim budidaya ikan di rumahan, seperti lele dalam ember.

MTZ juga mengusulkan, agar masyarakat bisa mengakses dan memanfaatkan aset Pemprov seperti situ atau dan danau, serta lahan-lahan yang menganggur untuk urban farming, budidaya perikanan, dan pertanian DKI Jakarta.

Berkaitan dengan itu, Asisten Bidang Perekonomian, Sri Haryati, menyambut baik usulan tersebut. “Harus diatur prosedurnya dulu,” jawabnya.

Di wilayah konstituen MTZ, cukup banyak warga yang menjadikan rumahnya sebagai tempat bercocok tanam dengan hidroponik. Hal ini, terus dikawal oleh MTZ, agar APBD 2021 memberikan ruang yang cukup bagi pengembangan urban farming.