Melalui Sosperda, MTZ Ajak Warga Jatinegara Kembangkan Objek Wisata

0
216

Daerah Jakarta Timur sebetulnya banyak memiliki potensi wisata yang dapat dikembangkan. Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, M. Taufik Zoelkifli, mengajak masyarakat Jakarta Timur, khususnya Jatinegara, untuk mengangkat objek wisata setempat.

Hal ini, digiatkan dalam momen Sosialisasi Perda No. 6 Tahun 2015 di Buaran, Cakung, Jakarta Timur, Senin, 15/02.

“Di Jatinegara ini, ada Situ Rawabadung. Warga sudah sampaikan ke saya, ingin sekali mereka mengangkat situ ini sebagai objek wisata unggulan,” kata pria yang akrab disapa MTZ ini.

“Sesuai dengan pasal 3 butir c Perda No. 6 Tahun 2015, pariwisata akan diselenggarakan dengan prinsip memberi manfaat untuk kesejahteraan rakyat. Dengan menghidupkan Situ Rawabadung, masyarakat ikut mendapatkan manfaat ekonomi.”

MTZ juga menekankan, bahwa pariwisata di Jakarta Timur harus dikembangkan dengan menjamin keterpaduan atau kerjasama antar semua pihak.

“Sesuai dengan butir F di Pasal 3 Perda No. 6 Tahun 2015, kita selenggarakan pariwisata di Jatinegara dan sekitarnya dengan menjamin keterpaduan antar sektor dan antar daerah.”

Pernyataan MTZ ini juga dibenarkan oleh perwakilan tokoh masyarakat Jatinegara yang hadir, yaitu H. Buchori Jawahir.

Menurutnya, bila kawasan wisata dipercantik, dan juga akses transportasinya diperbaiki, maka masyarakat akan merasakan keuntungan dari denyut ekonomi yang muncul.

“Nanti, pendapatan asli desa bisa bertambah, dan tentu lapangan kerja setempat akan semakin banyak,” Kata H. Buchori.

Selain H. Buchori Jawahir, datang juga memberikan sambutan mewakili Kepala Sudin Parekraf Jakarta Timur, yaitu Lucky Wulandari, Kepala Tata Usaha Sudin Parekraf Jakarta Timur.

Dalam sambutannya, Lucky menyampaikan penting sekali untuk sinergi antar elemen di DKI Jakarta.

“Dalam konsep City 4.0, pemerintah hanya sebagai kolaborator. Masyarakatlah yang memegang peranan penting dalam pembangunan. Termasuk, dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif,” katanya.

“Di tambah lagi, di masa pandemi ini, Kementerian telah memberikan arahan. Bukan lagi zamannya bergantung kepada wisatawan asing, tetapi, kita kembangkan konsep wisatawan nusantara.”

“Apa itu wisatawan nusantara? Kita buat orang dari daerah lain datang ke tempat kita. Kita buat segala potensi wisata dan ekonomi kreatif kita semaksimal mungkin untuk menarik datangnya wisatawan.”

Acara Sosialisasi Perda yang digelar dengan menaati protokol kesehatan ini dengan antusias diikuti oleh warga Buaran dan sekitarnya. Terlihat, dari hujan deras yang tak menghalangi mereka.