Jakarta, Rabu, 19 Mei 2021. Legislator Senior dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dr. Hj. Anis Byarwati, S. Ag. M. Si, menerima perwakilan Pengurus GEMA KEADILAN DKI Jakarta di rumah jabatan anggota DPR RI Kompleks Perumahan Anggota DPR RI Kalibata, Jakarta Selatan.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua GEMA KEADILAN DKI Jakarta Ahmad Rachmawan beserta jajaran pengurus yang lain dalam rangka roadshow GEMA Keadilan ke seluruh Anggota DPR RI Fraksi PKS untuk mengenalkan diri GEMA Keadilan dan bersilaturahmi.
Dr. Anis Byarwati menyambut hangat kunjungan anak-anak muda GEMA KEADILAN tersebut lalu memberikan wejanganya. Menurut Anis yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua BAKN (Badan Akuntabilitas Keuangan Negara) DPR RI, banyak gerakan pemuda di seluruh Indonesia yang masing-masing punya ciri khasnya sendiri dan tiap partai pasti punya underbow gerakan pemudanya. PKS dapat berperan sebagai partai pemersatu dan perekat umat, oleh karena itu Anis berharap agar Gema Keadilan bisa tampil lebih matang, lebih mature atau lebih dewasa supaya bisa merangkul bahkan berteman baik serta berkolaborasi dengan gerakan pemuda lain di Jakarta. “Gema Keadilan tampil dengan darah baru dan ruh baru bukan untuk menjadi pesaing bagi yang lain tapi menjadi perekat pemersatu agenda-agenda besar kebangsaan, sehingga saya harapkan Gema Keadilan lebih inklusif, lebih membaur dan bisa merangkul semua kalangan anak muda,” ujar Anis.
Lalu Anis melanjukan dengan pemaparan tentang bonus demografi yang puncaknya akan terjadi pada tahun 2030, dimana 53% usia penduduk Indonesia akan diisi oleh usia produktif 15-64 tahun dan diantara 53% itu termasuk Gema Keadilan di dalamnya.
Selanjutnya Doktor Ekonomi Islam yang juga Anggota Komisi XI DPR RI ini mengatakan bahwa, “Bonus demografi bisa jadi berkah atau bisa jadi musibah ketika kita bisa mendidik dan mewarnai dengan baik, agar puncaknya di tahun 2030 dapat menjadi berkah buat kita, jika kita tidak bisa mendidik dengan baik maka bisa menjadi musibah buat kita dan Indonesia akan mendapatkan pimpinan seperti apa,” kata Anis.
Anis yang juga menjabat Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan melanjutkan bahwa, salah satu persoalan bangsa kita adalah ekonomi, dan salah satu pilar berdirinya sebuah negara juga ekonomi, ekonomi selalu menjadi sisi dua mata uang dengan politik. “Jika politiknya bagus maka ekonominya juga bagus, ketika politiknya tidak stabil, ekonomi ikut tidak stabil. Jadi ekonomi politik ini menjadi satu kesatuan untuk kebaikan sebuah negara, “ jelas Anis.
Menurut Anis, tidak ada satu negara pun yang memiliki politik stabil yang ekonominya tidak bagus. “Seperti saat ini, ada pandemi sedikit, ekonomi Indonesia langsung hancur, saat ada instabilitias di dunia politik, ada isu-isu yang mengganggu, maka ekonomi akan terganggu. Jadi dekat sekali hubungannya. Saya berharap agar anak muda bisa lebih kuat dengan memiliki keterampilan politik dan juga keterampilan dalam bidang ekonomi,” demikian ujar Anis.